"Sabar, Bulek... sabar..." « chik




Life Goes On. You've got to be tough to win. In Learning you will teach and in teaching you will learn.


Au nom d'Allah. Le Tout Misèricordieux, Le Tres Miséricordieux



Soredewa, antagata wa Ou no onkei no dore wo uso to iunoka?

Lequel donc des bienfaits de votre seigneur nierez-vous? (QS: Ar-Rahman: 18)


Glorifie le nom de ton Seigneur, le Très Haut. Celui Qui a crée et agencé harmonieusement.

Shikou no okata, anata no ou no gyomei ni oite. karewa souzoshi, totonoe chouwa saseru okata. (QS 87: 1-2)


Allah ga ningen ni ataerareru donna jihi mo habamareru koto wa nai. Mata Kare ga habamu nanigoto mo, sore wo tokihanasu mono wa nai. Hontouni Kare wa Iryoku Narabinaku Eimei de arareru.

Ce qu'Allah accorde en miséricorde aux gens, il n'est personne à pouvoir le retenir. Et ce qu'Il retient, il n'est personne à le relâcher après Lui. Et c'est Lui le Puissant, le Sage.

Apa saja yang Allah anugerahkan kepada manusia berupa rahmat, maka tidak ada seorang pun yang dapat menahannya; dan apa saja yang ditahan oleh Allah maka tidak seorang pun yang sanggup melepaskannya sesudah itu. Dan Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. (QS 35:2)



Art:©Hadi

   

<< June 2006 >>
Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
 01 02 03
04 05 06 07 08 09 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30







Ngintip punya:



If you want to be updated on this weblog Enter your email here:



rss feed



Friday, June 02, 2006
"Sabar, Bulek... sabar..."

"Buleeek, aku mau belajar kamus visual, dong!"
"Ayo, Bulek... ambilin kamus visual..."
"Nanti, ya... kan Bulek lagi makan. Sabar, yaaa..."
"Yaaah... aku mau sekarang... ayo, dong, Bulek..."
"Ade, sini... denger. Bulek sedang apa?"
"Makan."
"Jadi, Ade harus belajar sabar. Tunggu dulu, ya. Sini, duduk yang manis."

***

"Bulek, aku mau liat sains!" akhirnya Tristan berhasil mengucapkan sains, setelah berkali-kali selalu bilang sanis.
"Yang mata rusak, Bulek..." Kubuha halaman kamus sesuai keinginannya.
"Ini miopi...kalau bayangan jatuh di depan retina, berarti mata rusak..." ocehnya meniru seperti apa yang kejelaskan sebelumnya.

"De, nyannyi dulu, dong..." selaku. Dah lama ga dengar dia nyanyi.
Cuek, Tristan masih buka-buka kamus.
"Ade, kalau diajak ngomong denger, dong. Ayo. nyanyi dulu.." Masih cuek.
"Adee... nyanyi, dooong..."
"Sabar, Bulek, sabar... Bulek, niiih... sabaaar..."
Haaah!?

Beberapa menit berlalu.
"Bulek, sekarang aku mau liat kemasyarakatan!"
"Ga, ah! Nyanyi dulu. Kalau ga, Bulek ga mau bukain."
"Yaaah... Bulek..."
"Nyanyi dulu..."
Lalu,
"Izinkan aku membuktikan inilah kesungguhan rasa. Izinkan aku menyangiiimuu... Sayangku... ooooo, dengarkanlah... isi hatiku... Cintaku... oooo... dengarkalanlah isi haatikuuu ..."
Suranya melengking. Urat lehernya sampai mengeras.

<2006/06/02-chik>


Posted at 09:37 am by chik

 

Leave a Comment:

Name


Homepage (optional)


Comments




Previous Entry Home Next Entry