 |
Au nom d'Allah. Le Tout Misèricordieux, Le Tres Miséricordieux
Soredewa, antagata wa Ou no onkei no dore wo uso to iunoka?
Lequel donc des bienfaits de votre seigneur nierez-vous? (QS: Ar-Rahman: 18)
Glorifie le nom de ton Seigneur, le Très Haut.
Celui Qui a crée et agencé harmonieusement.
Shikou no okata, anata no ou no gyomei ni oite.
karewa souzoshi, totonoe chouwa saseru okata.
(QS 87: 1-2)
Allah ga ningen ni ataerareru donna jihi mo habamareru koto wa nai. Mata Kare ga habamu nanigoto mo, sore wo tokihanasu mono wa nai. Hontouni Kare wa Iryoku Narabinaku Eimei de arareru.
Ce qu'Allah accorde en miséricorde aux gens, il n'est personne à pouvoir le retenir. Et ce qu'Il retient, il n'est personne à le relâcher après Lui. Et c'est Lui le Puissant, le Sage.
Apa saja yang Allah anugerahkan kepada manusia berupa rahmat, maka tidak ada seorang pun yang dapat menahannya; dan apa saja yang ditahan oleh Allah maka tidak seorang pun yang sanggup melepaskannya sesudah itu. Dan Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. (QS 35:2)

Art:©Hadi
Ngintip punya:
|
 |
|
|
|
OCHA
Tuesday, July 25, 2006
Pertama kali nyicipin ocha, teh hijau Jepang, komentarku, "Weeeks! Apaan, nih?! Enakan teh jawa yg pait itu, deh." Tapi, itu dulu... Sejak suka disuruh ke Jepang, tau-tau aja aku jadi suka ocha. Tiap kali ditanya sama orang penerbit yang kudatangin, "Nanikaga nomitaindesuka? Mo minum apa?" Jawabanku pasti, "Ocha." Bahkan, saat ditawari makanan penutup, aku pilih es krim ocha. Syeeedaaaap!!
***
"Peceren ngono kok diombe!" kata teman kantorku waktu melihatku menyeduh ocha. "Peceren apa, sih?" "Air comberan." "Idih, jahat! Biarin, enak, kok. Cobain deh!" "Emoh!"
***
"Ng... oleh-olehin gue ocha, dooong... Ga usah beli. Jatah yang dari hotel aja..." pesanku kalau kebetulan teman lain yang ditugasin ke Jepang. "Sip! Itu sih gampang!"
*** "Van, gue habis berjemur. 5 menitan, kali." "Idih. Di mana?" "Di luar ruangan. Di gedung ini, ada tempat yang panas di luar ruang. Hmm... soalnya, kayaknya lantai ini ga niat dibuat. Jadi, deket ma toren." "Hahaha. AC-nya dingin, ya?" "Dingin banget! Dulu gue pernah ke dokter, bilang ga kuat AC, jadi sering masuk angin. Ma dokter disuruh sering ke luar ruangan, kena matahari. Cuma, dulu di gedung lama susah, kalo mo berjemur. Ga pernah gue kerjain. Sekarang bisa. "Oo...hahaha." "Ini, pundak gue dah ngilu. Ocha panas enak, tapi tinggal satu. Oleh-oleh Nina pas dia ke Book Fair kemarin." "Jadi pingin cepet Desember, lo bawain ocha." "Hihihihi..."
<2006/07/06-chik>
|
|
|