|
Ba'da magrib lalu suara Tristan di ruang bawah memaksaku meninggalkan kesibukan di kamar. "Bulek Niniiiiiiiing!!" mungkin lengkingannya mencapai 8 oktaf. "Kok ada suara anak kecil, yaaa... Siapa, sih...? Mana, yaa...?" kuturuni tangga, sambil berakting mencari-cari sumber suara. Kulongok kolong kursi, ruang tamu, juga belakang TV. "Kok nggak ada. Mungkin Bulek salah dengar." aku pun duduk di kursi dekat TV, mengacuhkan Tristan yang melihat ke arahku. "Akuuuu...!" katanya tertawa geli sambil nunjuk-nunjuk dadanya. Nggak berapa lama, Ian datang menyusul. Sambil memainkan boneka bola, duduk di depan TV. Bola dilempar-lempar. Lalu, nimbrung lihat kamus. Ade yang bosan, berdiri... "Ck... payah, nih anak. Dia nggak sepinter aku waktu kecil." ucap Ian tiba-tiba. Hmm...Pendiam itu pinter, ya? <2006/09/05-chik> |
| Nita October 5, 2006 05:51 PM PDT gue pendiem nih hihi... | ||
| Leave a Comment: |